I laugh, I love, I hope, I try, I hurt, I need, I fear, I cry, I blog...Welcome to my blog, welcome to my life !!
Showing posts with label activity. Show all posts
Showing posts with label activity. Show all posts

Thursday, March 27, 2014

Mengintip Seniman Karikatur Pasar Baru


Jalan Kesenian
Sekitar 3 minggu yang lalu, gue ke kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat tepatnya ke Jalan Kesenian dimana berjejer kios - kios Kelompok Pelukis dan Penulis Indah. Lokasinya berseberangan dengan Gedung Kesenian Jakarta dan pintu masuk Pasar Baroe. Sebenarnya gue sering banget ke Pasar Baru, namun biasanya jalan ini cuma sekedar gue lewati. Kali ini, gue datang kemari untuk memesan karikatur foto.

Gue sedang mencari hadiah buat bos di kantor yang berulang tahun di akhir Maret nanti. Nyari hadiah untuk 'bos' atau 'atasan' tuh susah - susah pusing. Terlebih dengan karakteristik bos gue yang warga negara asing, pria single, dan secara financial pastinya bisa membeli materi apapun yang dia perlukan. Jadi gue ingin menyiapkan hadiah yang 'ringan', tidak serius, namun dapat memberi kesan tersendiri.

Kembali ke tahun lalu, untuk hari ulang tahunnya, gue menyiapkan sebuah scrap photo yang dibingkai di sebuah frame 3 dimensi. Hiasan utama di scrap frame itu selain foto bos, hiasan - hiasan ala scrap art, dan yang terpenting adalah pesan ulang tahun dari 50 karyawan yang mewakili seluruh divisi yang ada di pabrik tempat gue bekerja. Saat itu gue ingin memberi 'ruang' untuk orang - orang yang selama ini tidak mempunyai akses untuk berkomunikasi dengan bos gue yang kepala pabrik untuk menyampaikan pesan dan harapan ulang tahun untuknya. Jadilah gue mengumpulkan pesan - pesan tersebut mulai dari petugas kebersihan, petugas keamanan, karyawan koperasi, juga para staff di floor baik dari packaging, production maupun warehouse. Bahasa yang digunakan variatif mulai dari bahasa Jawa, Indonesia sampai Inggris. Saat itu gue 'memaksa' setiap orang untuk tidak sekedar mengucapkan "wish you all the best' yang menurut gue basi, tapi harus lebih kreatif dan 'dari hati'.

Bos menerimanya dengan rasa haru yang ngga bisa ditutupi, dan memajangnya di salah satu sudut di ruang kerjanya.

Dari arah GKJ & Kantor Pos
Dan tahun ini gue kembali harus berpikir keras mencari ide kado ulang tahun untuk bos. Di pikiran gue, gue kumpulkan hal - hal yang harus menjadi pertimbangan untuk menyiapkan kado ini, salah satunya sifat bos yang humoris, lucu dengan penggemar berat tim Liverpool. Akhirnya pilihan gue jatuh ke karikatur. 

Pusat karikatur atau seniman jalanan sebenarnya bisa ditemui di beberapa lokasi, misalnya Blok M. Tapi menurut gue yang di kawasan Pasar Baru inilah yang paling lama berdiri dan paling resmi (bagian dari UKM Jakarta Pusat). 

Untuk mencapai Jalan Kesenian gue menggunakan komuter line tujuan Jakarta Kota, turun di stasiun Juanda. Dari Stasiun Juanda gue berjalan kaki ke jalan ini. Dari posisi gue menyeberang jalan, kebetulan kios yang tepat di hadapan gue saat itu adalah milik Bapak Edison Hutasoit. Sebenarnya ada sekitar 30 seniman di sepanjang jalan itu, dan gue berusaha menghindari kebingungan memilih dengan memasuki kios pertama yang gue lihat.

Gue ngga tahu seniman mana yang lebih handal atau paling handal di kawasan ini, atau seniman mana yang ahli membuat karya seni apa. Selain itu, gue juga ngga punya pengetahuan dan pengalaman mengenai harga pengerjaannya. Jadi mungkin ini sedikit "gambling". 

Gue memberitahukan Pak Edi ide yang ada di pikiran gue. Selain itu gue juga membawa beberapa foto ukuran postcard yang jelas serta gambar yang gue print, supaya ngga menyulitkan Pak Edi mengerti apa gue mau. Ide gue adalah membuat foto karikatur bos yang sedang memakai seragam tim Liverpool. Pak Edi nampaknya cukup 'menangkap' ide tersebut. 

Pak Edi
Berikutnya adalah tawar - menawar harga. Proses ini memakan waktu cukup lama, karena gue ngotot walaupun ngga ngerti berapa tepatnya harga pasaran karya karikatur. Akhirnya gue 'mengalah' di harga Rp. 275,000 untuk karya karikatur hitam putih ukuran A4 lengkap dengan frame. Gue cuma berharap Pak Edi mengerahkan segala kemampuan seninya untuk bisa menyelesaikan hadiah ulang tahun tersebut dengan hasil memuaskan. Perjanjiannya, pesanan gue akan rampung dan bisa diambil seminggu sesudahnya.

Gue duduk beberapa saat di dalam kios Pak Edi yang sempit, mata gue berkeliling mengagumi lukisan - lukisan maupun karikatur foto yang digantung di seluruh sisi kios. Ada yang hitam putih, ada yang berwarna. Bersyukurlah Pak Edi diberikan talenta seni yang luar biasa, kata hati gue.

Sebelum pulang, gue menyempatkan berjalan - jalan sekedarnya menyusuri deretan kios - kios tersebut. Setiap kios dipenuhi dengan bingkai karya - karya seni lukisan dan karikatur. Umumnya yang dipajang adalah lukisan dan karikatur sosok - sosok terkenal, baik negarawan maupun artis. Gue cuma bisa terkagum - kagum dengan kemampuan para seniman ini membuatnya.

Voila! Happy getting older, Boss !
Di beberapa kios, gue menjumpai seniman - seniman yang sedang berada di hadapan kanvas atau kertas gambarnya, sedang menyelesaikan suatu obyek. Di sudut lainnya, beberapa seniman sedang bersantai sambil mengobrol dan bermain catur. 

Seminggu kemudian, gue kembali ke kios Pak Edi dan mengambil pesanan. Gue puas dengan hasil karyanya, karena coretan tangannya sangat mirip dengan foto dan gue berikan. Gue pulang dengan hati senang meskipun harus menjinjing frame ukuran sedang berjalan kaki kembali ke stasiun Juanda.

Kadonya baru akan gue berikan ke bos minggu depan, dan semoga bos terhibur dan senang dengan karikatur wajahnya yang dibuat dengan versi lucu.

Gue bersyukur dengan kehadiran para seniman jalanan ini, karena kali ini mereka telah membantu gue untuk mempersiapkan hadiah yang unik, bernilai seni dan personal.

Wednesday, March 19, 2014

Tips Menitip

Beberapa waktu lalu, hari Sabtu, saat gue hendak memperbaharui kontrak jasa titipan di Pegadaian Persero Pusat, gue mendapat sedikit 'teguran' dari salah satu petugasnya. Pasalnya, udah beberapa waktu belakangan gue selalu telat datang ke sana untuk memperbaharui kontrak. Telatnya pernah dalam hitungan hari, bahkan bulan. Teguran yang sangat positif, karena sang petugas berusaha mengingatkan bahwa di masa antara berakhirnya kontrak sampai saat gue memperbaharuinya lagi, Pegadaian tidak bertanggung jawab atas barang - barang berharga yang titipkan di situ, karena tidak ada asuransi yang melindungi selama gue tidak membereskan urusan administrasinya.

Gue berterima kasih pada petugas tersebut, dan sejak itu gue menggunakan fasilitas alarm di HP untuk mengingatkan gue mengenai jatuh tempo kontrak jasa titipan. Gue udah menggunakan fasilitas jasa titipan ini hampir 3 tahun terakhir. Ini adalah solusi terbaik yang membuat gue tenang, karena urusan penyimpanan barang - barang berharga yang merupakan investasi, gue serahkan ke pihak ketiga, dalam hal ini Pegadaian, dan gue merasa lebih yakin dibandingkan harus menyimpannya sendiri di rumah. Bukan hanya karena gue ngga punya brankas atau tempat penyimpanan dengan level keamanan cukup, namun gue pribadi juga bukanlah orang yang mau bersusah payah menjaga barang - barang berharga. Yang ngga berharga aja bisa hilang....apalagi yang berharga.....Musibah memang bisa datang kapan pun pada siapa pun, tapi setidaknya untuk gue pribadi, Pegadaian memiliki sistem penyimpanan dengan jaminan keamanan yang lebih baik dari lemari buku atau pakaian di kamar gue.

Banyak nilai plus - plus yang gue rasakan dengan menggunakan jasa titipan Pegadaian Persero, yaitu :
  1. Kantor Pegadaian Pusat (alamat : Jl.Kramat Raya 162 Jakarta Pusat) buka di hari Sabtu sampai dengan jam 12 siang. Ini sangat pas untuk gue yang bekerja Senin - Jumat dengan jam kantor normal
  2. Biaya murah, yaitu Rp. 20,000/bulan untuk setiap 100 gram barang berharga. Gue pernah cek di bank BTN, biaya penyewaannya memang lebih murah, namun dikenakan biaya jaminan sekitar Rp. 450,000/tahun. Di Pegadaian Persero tidak dikenakan biaya jaminan
  3. Berhubung gue senang berinvestasi dalam bentuk logam mulia, dan biasanya melakukan pembelian (baik cash maupun cicilan) di Pegadaian juga, jadi serasa layanan satu atap. Beli logam mulia di Pegadaian, dan bisa langsung disimpan di Pegadaian juga.
  4. Lokasinya sangat terjangkau untuk gue. Bisa gue tempuh baik dengan Komuter Line maupun Transjakarta. Dekat dengan lokasi - lokasi 'penting' lainnya. Jadi, sepulang dari sini gue bisa nonton di Metropole XXI atau mampir borong kue dan cemilan di Pasar Jatinegara
  5. Penalty keterlambatan yang sangat ringan. Keterlambatan yang dimaksud adalah apabila pengguna jasa tidak mengurus administrasi perpanjangan kontrak tepat waktu atau sebelum kontrak berakhir. Sebenarnya bisa dikatakan Pegadaian tidak mengenai denda apapun untuk keterlambatan. Karena untuk setiap bulan keterlambatan hanya dikenakan biaya Rp. 20,000 yang berarti sama saja dengan biaya sewa. Periode kontrak baru akan dihitung saat perpanjangan dilakukan, bukan saat kontrak yang sebelumnya berakhir. Misalnya, jatuh tempo titipan gue adalah 31 Januari 2014 dan gue baru datang ke Pegadaian 31 Maret 2014, maka biaya yang dikenakan adalah : 2 x Rp. 20,000 (sebagai biaya sewa Februari dan Maret) + 3 x Rp. 20,000 (sebagai biaya sewa April, Mei & Juni).
  6. Untuk keuntungan lainnya seperti keamanan, asuransi, petugas yang profesional dan kemudahan administrasinya mungkin sama dengan penyedia jasa titipan lainnya.
Namun menurut gue pribadi, masih ada kekurangan dari fasilitas ini, yaitu :
  1. Saat ini baru bisa melayani penyimpanan barang berharga seperti logam mulia dan perhiasan (emas, berlian). Untuk barang berharga seperti surat - surat dan dokumen belum bisa dilakukan di sini
  2. Jangka waktu penyimpanan maksimal adalah 3 bulan. Jadi, setiap 3 bulan apabila hendak dilanjutkan, pengguna jasa harus datang untuk mengurus administrasi. Ini termasuk berat untuk gue yang pemalas ini, dan inilah penyebab gue selalu telat untuk memperbaharuinya. Andaikan Pegadaian menyediakan jangan waktu lebih panjang yaitu 6 bulan atau 1 tahun, pasti sangat menguntungkan buat pengguna jasanya. Mungkin jangka waktu 3 lebih cocok dan tepat bagi pengguna jasa yang frekuensi pergerakan barang berharga yang disimpannya sangat besar.
  3. Fasilitas ini baru tersedia di Kantor Pegadaian Pusat saja
Kesimpulannya, fasilitas jasa titipan Pegadaian sangat membantu orang - orang yang ingin berinvestasi dalam bentuk barang berharga (walaupun alakadarnya), tanpa perlu pusing memikirkan masalah keamanan penyimpanannya.

Monday, December 07, 2009

Menikmati Pesona Atraksi Oriental Circus Indonesia

Selasa, 08-12-2009 08:24:13 oleh: Cherry Sitanggang
Kanal: Wisata

Bagi yang bingung mencari alternatif hiburan keluarga, mungkin pertunjukan Oriental Circus Indonesia persembahan Taman Safari Indonesia yang sedang berlangsung di Jalan Raya Margonda Depok, Jawa Barat, bisa menjadi salah satu pilihan. Pertunjukan ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 15 Desember 2009.

Dengan membeli tiket yang terdiri dari kelas VVIP (Rp. 75,000,-), VIP (Rp. 60,000,-), Utama (Rp. 50,000,-), I (Rp. 35,000,-), II (Rp. 25,000,-) dan kelas III (Rp. 15,000,-), pengunjung dapat menikmati suguhan acara – acara yang cukup menarik dan menghibur selama kurang lebih 1.5 jam.

Acara dibuka dengan pertunjukan atraksi akrobat yang lumayan mendebarkan (khususnya bagi yang belum pernah menonton sirkus secara langsung seperti saya). Namun seperti acara sirkus pada umumnya, selalu ada sosok badut – badut dengan tingkah lucu dan konyol yang siap membuat penonton tertawa di antara ketegangan aksi akrobat.

Selanjutnya, Merry, Jenny dan kawan – kawan, anjing – anjing pudel yang super menggemaskan, hadir ke tengah arena mempertunjukkan kebolehan mereka. Setelah itu, empat pemain akrobat kembali hadir dengan pertujukan tarian balet yang memukau, berjudul tari selendang. Arena sirkus berikutnya dipersembahkan bagi teman raksasa, yaitu dua ekor gajah yang dengan lucunya bermain peran bersama dua pemain sirkus lainnya, keempatnya tampil untuk mengkampanyekan “Stop Eksploitasi Gajah”.

Selanjutnya, beberapa pemain akrobat kembali hadir dengan mengenakan kostum ala rimba belantara. Mereka menari – nari sambil membawa tombak, dan para pemain pria mempertunjukan kebolehan masing – masing melompati dengan tepat cincin – cincin besar yang disusun sedemikian rupa. Sebagai tantangan tambahan, cincin – cincin ini pun dikobari api, dan dengan sukses dapat dilalui oleh para pemain akrobat tersebut.

Acara yang paling ditunggu pun tiba, yaitu kehadiran lima ekor harimau ke tengah arena. Ada beberapa atraksi yang dilakukan oleh para raja hutan ini, tapi bagi saya yang paling mencengangkan adalah ketika salah seekor harimau dengan lincahnya memanjat batang pohon yang berdiri tinggi dan tegak di tengah arena, untuk mengambil umpan daging yang disediakan. Rasanya seperti menyaksikan permainan panjat pinang, namun kali ini dilakukan oleh harimau, dengan sangat mudah dan cepatnya.

Setelah pertunjukan yang menegangkan, penonton kembali dibuat geli dengan kehadiran Cindy dan sahabatnya, sang pawang. Cindy adalah seekor simpanse yang hari itu mengenakan kaos baseball, dan dengan lihai-nya mempertunjukkan aksinya mengendarai sepeda dan motor. Di sela aksinya, Cindy kerap menghadap ke arah penonton dan bertepuk tangan dengan bersemangat, seakan - akan meminta para penonton melakukan hal yang sama. Sampai akhir pertunjukannya, Cindy sukses mengundang tawa penonton, karena primata cerdas ini hanya mau meninggalkan arena dengan cara digendong oleh sang pawang.

Sebagai penutup adalah atraksi bersepeda yang dilakukan para pemain akrobat perempuan. Puncaknya, semua pemain yang berjumlah sepuluh orang tersebut, satu persatu naik ke atas sepeda yang terus melaju mengelilingi arena.

Seperti yang saya tuliskan di atas, secara keseluruhan pertunjukan sirkus tersebut sangat menghibur, dan penonton yang telah bersusah payah membeli tiket dalam antrian yang sangat panjang, dijamin tidak akan menyesal.

Sebagai informasi, berikut adalah jadwal pertunjukan sirkus :

Senin – Jumat : Jam 18.30 dan 20.15
Sabtu : Jam 14.00, 18.30 dan 20.15
Minggu (dan hari besar) : 10.30, 14.00, 18.30, dan 20.15

Baca di Wikimu

Tuesday, November 24, 2009

Indonesian Consumunity Expo 2009

Sekitar 2 minggu yang lalu gue nerima undangan dari Wikimu, katanya buat jadi narasumber Wikimu di sebuah acara yang namanya Indonesian Consumunity Expo 2009 di Parkir Timur Senayan. Saat itu masih bingung sama konsep acaranya kayak apaan, karena selama ini ikutan Wikimu paling jadi kontibutor amatiran doang. Dan sekarang, narasumber ?? What's that ? Why me ? Tapi di email, gue langsung konfirmasi bisa, karena waktu penyelenggaraan ngga bentrok dengan jadwal gue.

Hari Minggu, 22 November 2009, penyelenggaraan ICE 2009 hari kedua. Gue datang ke Parkir Timur Senayan, yang penuh sesak dengan booth komunitas, dan setumpuk pengunjung. Ada sekitar 150 komunitas kumpul di situ. Begitu tiba, gue langsung nyari booth Wikimu.com yang ada di deretan zona lifestyle. Di booth Wikimu disambut sama Mbak Melani dan Mbak Tutuk, dan...eng...ing...eng...poster gede Wikimu yang salah satu isinya tulisan gue yang judulnya "Melancong ke Kota Warisan Dunia"...Adduuhhh....jadi terharu ngeliatnya, lengkap dengan foto gue di Khoo Kongsi plus foto profile gue (yang bareng Chester Cheetah) . Di sana gue juga ketemu sama Mba Nawita, narasumber yang lain. Bagus deh...I'm not alone.

Ternyata acara yang dimaksud adalah semacam acara bincang - bincang santai dengan topik “tips wisata sambil mengumpulkan bahan untuk menulis”. Sejujurnya, gue ngga ada persiapan khusus untuk acara ini. Karena sebenernya gue masih bingung kenapa gue yang diundang sebagai narasumber. Tapi berhubung gue adalah backpacker wannabe yang emang doyan cerita dan nulis, bebannya agak sedikit ringan, karena gue tinggal menceritakan apa adanya sesuai pengalaman gue.

Selesai acara tersebut, gue bisa berkeliling ngeliat - liat semua komunitas yang ada. Komunitas yang kumpul di sana bisa dibilang unik - unik dan komplit, karena ICE 2009 ini dibagi dalam beberapa zone : ada lifestyle, sport, automotif, dll. Menurut pengamatan gue, yang paling mendominasi area ICE adalah goweser alias para pencinta/pengguna sepeda, yang di area itu bisa bergerak bebas dengan sepeda masing - masing. Dan booth favorit gue adalah boothnya komunitas sepeda onthel yang super kreatif dan lucu. Selain itu ada juga komunitas bismania.com, dimana gue bisa ngerasain masuk limobis Sumber Alam, yang ekslusif dan nyaman abisss ! Ada juga komunitas pecinta musik Indonesia yang memamerkan koleksi piringan hitam dan kaset lagu - lagu Indonesia bahkan yang terjadul sekalipun.

Sok ikutan workshop daur ulang gitu dehh...padahal itu acara buat anak - anak..

Bareng Ian and friend di boothnya Masyarakat Komik Indonesia

Di dalam limobus Sumber Alam yang...muantaaabbbzz nyamannya...

Di antara replika bus koleksi Bismanis.com yang imut - imut...kayak gue (narsis.com)

Bareng anggota komunitas Indonesia Re - Enactors (IDR). Kalo ngga salah...mereka adalah penggemar kostum dan atribut NAZI ..somebody correct me if I'm wrong, please..

Komunitas Tokusatsu (Komutoku), para fans super hero Jepang versi live

CLBK...Cinta Lama Bersepeda Kembali...OMG...ngga bisa ngga ketawa ngebacanya

Ada prajurit bersenjata, cewe ndut bertopi noni Belanda, Pak Jenderal dan Pak Jenggot...ini jamannya Siti Nurbaya, jaman Si Pitung, ato jaman edan ?

Asiknya lagi, di ajang ini gue bisa ketemu temen - temen lama di MKI (Masyarakat Komik Indonesia), yaitu Ian dan Mas Wahyu. Mereka ini dua dari beberapa orang yang gue kenal jaman kuliah dulu, yang sangat konsisten membangun dan menjaga eksistensi komik Indonesia yang mungkin ngga banyak diketahui banyak orang. Jadi reunian deh ...Untuk zone hobi, banyak yg unik - unik juga, sampai gue baru nyadar ternyata banyak hobi - hobi unik orang Indonesia yang hebatnya lagi udah punya wadah komunitasnya sendiri. Ada komunitas pecinta plastic toy, robot - robotan, perang - perangan...bahkan ada pecinta kereta segalaa ! Salut...salut..

Sempet nonton pertandingan futsal putri antara Komunitas pendukung Juve dan AC Milan. Ternyata..eh ternyata....yang awalnya gue pikir mereka pemain profesional, agak - agak meleset dugaan gue. Abis, salah satu tim cara bermainnya nyaris sama aja sama cara gue and SIS team maen. Cuma kali ini minus teriakan - teriakan histeris ngga penting, dan juga sesi foto - foto yang mendominasi permainan. Tapi soal teknik, sama miskinnya sama team SIS lhhaaaaa....!

Pokoknya enjoy banget deh bisa datang ke acara ICE 2009, yang kayaknya jadi ajang buat sapa pun untuk berani tampil beda dengan gaya masing - masing. Mantap !!

Monday, July 06, 2009

Wisata Sehat di Taman Wisata Air Panas Tirta Sanita - Pics

Di dalam Taman Wisata Air Panas Tirta Sanita (alias Gunung Putih, kalo menurut warga setempat) :



Di Gunung Item :


Tuesday, June 30, 2009

Some inspirational tips for employee !!

Here are some good tips for all employees, to keep themselves enjoy their working hours at the office :

Make friendship with as many crazy officemates as you can find in your office . The more the merrier...

Use your working hours as effective as it can be....Girl's Rujak Party every Friday is highly recommended

Use your lunch time by doing something 'out of the box'. For example...out of the office activity by visiting some museums around Immigration Office in West Jakarta

Always remember your friends' birthday , so that you can ask for free lunch, when it came. And the best thing is... you are eligible to choose the place !

Join some positive activities with your crazy friends...like sport. Futsal is good and popular , especially when you can do it for FREE. After that..next tips below are absolutely recommended..

After you burned very little amount (actually, close to ZERO) of calorie in your body, add more fat and calorie when break time....Pizza's sound delicious. Heyy...don't forget! Izzi Pizza offers buy one get one promotion for most of Esia holder !! Isn't it great ??!!

Feel your self at home....put off your shoes and show the world your happy toes....and let them breath. Remember, wise man said "Mensana in corpore sana" : in happy toes, there's healthy soul...




That's all folk...!